Langsung ke konten utama

Postingan

Udah Gede part II

"... akan kukabari saat urusan ini tak menggangguku, sebentar lagi" Sebentar-nya lumayan juga sih. Banyak printilan-printilan yang terjadi setelah tulisan itu dipublish. Jadi, apakah tulisan ini jadi penanda kalau urusan itu tidak lagi mengganggu? Hmm.. let's see. Aku pernah ikut teater dan aku sering main drama. Ketika ada satu episode dalam hidupku yang cukup membuat perasaan dan mood jungkir balik, aku sering menyebutnya drama. Atau dramatis. Yah pokoknya itulah. Tapi episode yang terjadi dalam jarak yang dibatasi postingan ini dan postingan yang mengandung paragraf paling atas, bikin aku sadar kalau aku ga bisa nyebut kenyataan sebagai drama. Karena ternyata, kenyataan jauh lebih rumit daripada drama. Drama adalah kenyataan yang disederhanakan. Di dalam drama, semua lakon tahu apa yang akan ia alami selanjutnya, tapi dalam kenyataan ga semudah itu. Aku pernah ikut teater dan -entah kenapa- aku lebih sering dapet peran tritagonis. Awalnya baik kemudian jahat, ata...

Tahu Telur

If you're a girl, then it is okay to say that you're okay while you're not. - Fafa Aku tak memahami alasan mereka menyebut perempuan rumit sampai hari ini datang. Sampai aku merasa betapa rumitnya memiliki cara pandang yang tiba-tiba menjadi 'sangat perempuan'. Rumit karena, rasanya tidak ada kata yang tepat untuk mendeskripsikan nya. Tidak ada sesuatu yang jelas untuk menjadi alasannya. Dan tidak ada siapa atau apapun yang dapat meredamnya. Duh. Jangankan orang lain, aku sendiri sebal dengan remaja tanggung ini. Maaf untuk yang telah memandang wajah masam dan tingkah tak jelas yang kulakukan. Ini bukan salah kalian. Oke mungkin ada beberapa dari kalian yang menjadi 'pemeran' dalam drama di kepalaku, tapi tenang saja, semua itu, murni urusanku. Teruntuk perempuan remaja tanggung di luar sana. Kalian mengalami hal seperti ini juga kah? Hm.. mungkin kita perlu lebih jujur pada diri sendiri. Jujur saja jika ada masalah, sekecil atau setidakpenting apapun it...

Happy Holiday

Finally! Setelah penantian panjang di antara semua kesibukan yee... . Sekitar seminggu terakhir I’m officially on my holiday... Sebenernya, beberapa hari sebelum liburan yang sebenernya, aku udah ngerasa agak holiday sih. Maksudku, beberapa hari itu aku ngerasa senggang. Aku bisa ngomong gitu karena di beberapa hari itu jam tidurku lebih dari 8 jam. Well, di hari ‘biasa’ aku cuma tidur maksimal 5 jam.. ga sehat yak. Huhu. Sebenernya, agak kaget juga tiba-tiba punya waktu luang lebih dan hape tiba-tiba –agak- ga berisik sama telfon atau sms atau chat yang isinya ‘Fa, dimana?’ , ‘Fa segera ke kampus rapat ini itu’, or ‘Fa acara blablabla sampe mana progresnya?’ etc. Wuah, ngetik kalimat terakhir bikin agak susah nafas haha. So, let’s forget those hecticness and take a lil time to read about my happy days.

Sedih bentar, boleh?

Ada salah satu jenis manusia yang loadingnya lama kalo sama urusan  menyedihkan. Aku lagi ngomongin diri sendiri btw. Maksud dari loading lama itu, misalnya dapet berita sedihnya sekarang, yang lain langsung sedih dan nangisnya diabisin saat ini juga. Tapi Fafa engga. Dia santai dulu, 'keliatannya' biasa aja. Tapi besoknya (dan pernah di sebuah kasus, satu bulan kemudian) baru tuh kepikiran. Baru sedih, baru ngerasa ga tenang. Dan ga mood makan -_-

#randommoment Hon-ya

Fafa adalah jenis manusia yang sekalinya keluar dari kos, males buat balik. Apalagi gaada kerjaan yang penting-penting amat. Paling ujungnya ke toko buku gede deket alun-alun. Mojok di bagian novel, terus majalah, baca-baca majalah properti, mojok lagi di bagian novel, begitu tertarik, langsung browsing reviewnya, terus browsing harga di toko buku sebelah -yang diskon seumur hidup-, kalau ada langsung cus ke toko buku sebelah. Dan keluar dari toko buku gede dengan (bangga) tanpa bawa apa-apa. Posted via Blogaway

Buat Claudia Narinda

#nowplaying : Dewi Lestari – Selamat Ulang Tahun Milyaran panah jarak kita, tak jua tumbuh sayapku. Satu-satunya cara yang ada, gelombang tuk ku bicara Tahanlah wahai waktu, ada selamat ulangtahun yang harus tiba tepat waktunya.. Ada yang tepat berusia sembilan belas di hari ini. Hai Mbing, apa kabar? Ini ulang tahun pertamamu dengan predikat mahasiswa. Dan begonya, aku hampir lupa. >.< Kalo aja Umik ga ngingetin. Entah deh. Dan kalo aja aku punya pulsa, aku mau banget ngobrol sama kamu sekarang.  Hei calon Dokter, sehat ‘kan? Gimana kuliahnya? Kapan main ke Malang? Huaa kita udah berapa lama ga ketemu coba? Hufftttt... Miss you.  Jadi, kemaren itu aku di sms Umik, isinya gini : ‘Faa besok ultahnya Mbing :D Doing something special yuk.’ . Aku langsung istighfar, kok bisa aku ga sadar kalo ini bulan April. Berhubung kemaren aku lagi ngurusin sesuatu, yaudah balesnya ntar abis selese aja, pikirku. Eh gataunya sampe malem ini sms Umik ga kebales.  ...